Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Fungsi, Ciri-Ciri, Manfaat Musik Klasik 1750 – 1820

Mozart Tokoh Musik Klasik 1750 - 1820

Wolfgang Amadeus Mozart Tokoh Zaman Musik Klasik 1750 – 1820

Musik Klasik Mampu Tingkatkan Intelegensia Anak

Zaman Klasik atau Periode Klasik dalam sejarah musik Barat berlangsung selama sebagian besar abad ke-18 sampai dengan awal abad ke-19. Walaupun istilah musik klasik biasanya digunakan untuk menyebut semua jenis musik dalam tradisi ini, istilah tersebut juga digunakan untuk menyebut musik dari zaman tertentu ini dalam tradisi tersebut. Zaman ini biasanya diberi batas antara tahun 1750 dan 1820, namun dengan batasan tersebut terdapat tumpang tindih dengan zaman sebelum dan sesudahnya, sama seperti pada semua batasan zaman musik yang lain.

Zaman klasik berada di antara Zaman Barok dan Zaman Romantik. Beberapa komponis zaman klasik adalah Joseph Haydn Muzio Clementi, Johann Ladislaus Dussek, Andrea Luchesi, Antonio Salieri dan Carl Philipp Emanuel Bach, walaupun mungkin komponis yang paling terkenal dari zaman ini adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig van Beethoven.

Adapun Ciri Zaman Musik Klasik 1750 - 1820

1. Menggunakan peralihan dinamik dari lembut sampai keras atau (cressendo)dan dari keras menjadi lembut(decrssendo).

2. Perubahan-perubahan tempo dengan percepatan atau (accelerando) dan perlambatan(ritardando).

3. Hiasan / ornamentik diperhemat pemakaiannya.

4. Pemakaian akord 3 nada.

Bahkan MUSIK KLASIK MOZART PENGARUHI TUMBUH KEMBANG SANG JANIN

Berikut Artikelnya:Musik terbukti tidak cuma materi hiburan yang memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi anak cerdas dan kreatif. Bahkan musik bisa dipakai untuk menyembuhkan orang yang sakit. Hal itu diungkapkan dr. Radix Hadriyanto Sp.A, spesialis anak RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya pada saat seminar ”Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi dan Anak”.

Menurut dr. Radix, jika ingin mempunyai anak yang cerdas, hendaknya orang tua mengoptimalisasi anak sejak dini. ”Semua orang tua pasti menginginkan anak yang berotak cerdas dan lincah. Namun mereka belum banyak mengetahui bagaimana cara merawat anak agar kelak menjadi kebanggaan orang tua,” tukasnya.

Dua hal penting yang sangat dianjurkan oleh dr. Radix agar orang tua mempunyai anak yang cerdas, merawat dengan benar dan memberinya musik klasik yaitu Mozart. Dikatakan bahwa alunan musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart efektif merangsang otak bayi. Jenis musik Mozart ini menurutnya dapat merangsang perkembangan sel-sel otak pada janin. Rangsangan ini sangat penting karena masa tumbuh kembang otak yang paling pesat terjadi sejak awal kehamilan hingga bayi berusia tiga tahun.

Cara yang dilakukannya pun tidak sembarangan. Menurutnya ada aturan-aturan khusus, termasuk durasi waktu yang digunakan. Diantara tata cara menggunakan musik Mozart :

  1. Mengunakan headset dan di tempelkan di kedua sisi perut secara simetris pada ibu yang mengandung calon bayinya.
  2. Pemutaran musik Wolfgang Amadeus Mozart yang anda pilih jangan merusaknya dengan suara keras. Kecilkan volume lagu agar musik menjadi pelan dan nyaman.
  3. Durasi waktu dalam satu kali pemutaran maksimal 1 jam.
  4. Lakukan setiap hari 1-2 kali pemutaran diwaktu senggang anda.

Kehebatan musik Mozart ini membuat dr. Radik memujinya, ”Dia memang sangat luar biasa, tak ada yang bisa mengungguli kehebatan karya Mozart ini, terutama 10 judul musiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berbagai area di otak secara tak terduga ternyata terlibat ketika kita melakukan interpretasi, mendengarkan, atau memainkan musik.

Area inilah yang berperan pada proses berpikir secara analitis. Musik mempengaruhi otak dan keadaan emosi dan suasana hati seseorang. Intelegensia manusia berkaitan erat dengan fungsi-fungsi fisiologis dari otak.

Penelitian neurologis yang dilakukan memang membuktikan bahwa terjadi peningkatan aktivitas bagian frontal otak kanan dan bagian temporo-parietal otak kiri pada manusia yang mendengarkan musik Mozart.

Selain memberikan stimulasi alunan musik karya Mozart, dr. Radix juga mengingatkan agar para ibu yang sedang hamil untuk tidak melupakan konsumsi makanan empat sehat dan lima sempurna. ”Bukan berarti dengan mendengarkan musik saja dapat cerdas, namun juga harus didukung oleh faktor makanan yang mempunyai gizi cukup untuk ibu dan bayinya,” tuturnya.

Menurut dr. Radix, janin yang berada dalam kandungan juga sangat membutuhkan subsidi makanan yang bergizi. Protein dan karbohidrat serta berbagai macam vitamin sangat bagus untuk janin. ”Susu yang mengandung DHA, sangat tepat jika dikonsumsikan pada ibu yang sedang hamil,” ujarnya.

Asupan makanan bergizi yang dibutuhkan oleh bayi terdapat pada makanan yang tergolong pada ikan laut seperti ikan tongkol, tengiri dan salmon merupakan ikan dengan subsidi Omega 3 yang dapat mengembangkan syaraf otak anak. Sehingga dengan adanya kombinasi dari musik klasik Mozart, makanan dan minuman yang mempunyai gizi cukup diharapkan tumbuh kembang sang janin dapat sempurna dan ketika lahir kelak menjadi dambaan setiap orang tua.

Fungsi Musik Klasik Bisa Seimbangkan Fungsi Otak Kiri-kanan

Berikut Artikelnya:Pimpinan International Brain Academy (IBA) Indonesia, Jong Ren Young mengatakan, memainkan musik klasik dapat membantu menyeimbangkan fungsi antara otak kiri dan kanan.
"Secara umum, orang Asia dilahirkan secara genetik dengan fungsi otak kanan lebih dominan," katanya di sela pergelaran "Asia IBA Concert Tour 2009-2010" di IBA Semarang, Senin malam.
Padahal, kata dia, penggunaan otak kanan saja tanpa memperhatikan otak kiri tidak akan cukup, terutama berkaitan dengan cara berpikir logis yang dipengaruhi oleh fungsi otak kiri.
Menurut dia, otak kanan berfungsi untuk memberikan fantasi, apresiasi seni, dan sebagainya, sementara otak kiri bertugas dalam pemecahan masalah, sehingga harus digunakan secara seimbang.


Ia mengatakan, keadaan tersebut berbeda dengan orang-orang Barat yang memang terlahir secara genetik dengan fungsi otak kiri biasanya lebih dominan dibandingkan dengan otak kanan.
"Hal ini dibuktikan dengan kemunculan nama-nama para ahli di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berasal dari Barat, sedangkan ilmuwan dari Asia hampir tidak dapat ditemui," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, untuk menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri dapat dilakukan dengan cara memainkan musik klasik, seperti metode pembelajaran musik yang diajarkan di IBA.
"IBA tidak seperti sekolah musik biasanya, namun IBA merupakan sekolah musik yang membantu siswa menggunakan fungsi otak kiri dan kanan secara seimbang lewat permainan musik klasik," katanya.

Menurut dia, kalaupun nantinya siswa yang bersangkutan menjadi seorang yang sangat mahir dalam memainkan alat musik, hal itu merupakan hasil sampingan yang tidak menjadi tujuan utama IBA.
Selain mengaktifkan fungsi otak kiri dan kanan secara seimbang, lanjut dia, metode yang diterapkan dalam pembelajaran musik di IBA juga dapat menyeimbangkan fungsi sum-sum tulang belakang.Ia menjelaskan, metode pembelajaran musik di IBA secara spesifik adalah memperkenalkan ritme, harmoni, dan hal-hal bersifat matematis yang terdapat dalam musik, terutama musik klasik.

IBA Indonesia, kata dia, saat ini baru ada di Jakarta, Surabaya, dan Semarang, sedangkan di luar negeri sudah ada di Australia, Singapura, Hongkong dan berpusat di Jerman.
"Untuk IBA Indonesia, kami tidak menggunakan musik Asia karena coraknya masih mengandalkan fungsi otak kanan, sehingga memilih musik-musik klasik yang berasal dari Barat," kata pria yang berdomisili di Jerman itu.
Dalam pergelaran itu, para pianis cilik IBA Jerman, IBA Indonesia dan SD Bernardus secara bergantian beraksi menghibur penonton dengan menunjukkan kepiawaiannya menarikan jari-jarinya di atas tombol piano.

Stephanus Maximillian (15), salah satu pianis IBA Indonesia mencoba kebolehannya bermain piano dengan memainkan satu lagu dari "soundtrack" film Pirates of Caribbean hanya menggunakan satu tangan.
"Saya ingin benar-benar menjiwai lagu ini, karena tokoh aslinya adalah bajak laut yang hanya memiliki satu tangan utuh, saya juga memakai satu tangan," kata siswa SMP Domenico Savio Semarang itu sesaat sebelum membawakan lagu.

Musik klasik dan Kecerdasan

Musik Klasik Pun Bermanfaat Untuk Kecerdasan Berikut Artikelnya:

Sejak beberapa dekade belakangan ini, kesadaran orang tua untuk memperkenalkan musik pada anak sejak dini semakin tinggi. Terlihat dari menjamurnya sekolah musik ini itu yang membuka kelas musik untuk anak-anak mulai umur balita. Biarpun biaya kursus itu relatif mahal, tapi para orangtua tetap berusaha agar si anak bisa sekolah musik di situ.

Kesadaran itu dipicu oleh hasil penelitian bahwa musik, terutama musik klasik ternyata sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien). Anak-anak yang sejak kecil terbiasa bergaul dan mendengarkan musik akan memiliki kecerdasan emosial dan intelegensia yang lebih berkembang, dibandingkan anak-anak yang yang jarang mendengarkan musik.

Dalam hal kedisiplinan juga demikian, biasanya anak yang sering mendengarkan musik akan jauh lebih disiplin daripada yang tidak. “Penelitian menunjukkan, musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80 % dengan musik.”

Tidak bisa dipungkiri bahwa musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Sekarang ini saja, siapa sih yang tidak mendengarkan musik? Siapa yang tidak pernah bernyanyi dan bersenandung dalam hidupnya? Umumnya, ketika remaja, setiap orang akan mulai mengarahkan minatnya pada jenis musik yang sesuai dengan jiwanya. Musik yang baik berawal dari musik klasik. Ketika seorang anak menguasai musik klasik dengan baik, kelak dia akan dengan mudah mengembangkan kreativitasnya di jenis musik yang lebih modern.

Musik Klasik

Apa itu musik klasik, dan komposisi seperti apa sih yang layak digolongkan sebagai musik klasik? Genre musik yang satu ini memang sering engundang salah pengertian dimata mereka yang “awam”. Biasanya jenis musik ini dianggap identik dengan musik yang dimainkan oleh orkestra. Stereotip ini tidak selamanya benar, sebagaimana pengertian orkestra yang melulu diartikan sebagai musik yang dimainkan oleh sepasukan musisi dengan didominasi oleh alat musik gesek (string). Kenyataannya, gamelan itu juga orkestra koq.

Dalam pengertian aslinya, musik klasik adalah komposisi musik yang lahir dari budaya Eropa sekitar tahun 1750-1825. Biasanya musik klasik digolongkan melalui periodisasi tertentu, mulai dari periode klasik, diikuti oleh barok, rokoko, dan romantik. Pada era inilah nama-nama besar seperti Bach, Mozart, atau Haydn melahirkan karya-karyanya yang berupa sonata, simfoni, konserto solo, string kuartet, hingga opera. Namun pada kenyataannya, para komposer klasik sendiri tidak pernah menggolong-golongkan jenis komposisi yang mereka gubah. Penggolongan yang kita kenal sekarang dilakukan semata-mata untuk mempermudah, terutama untuk kepentingan akademis.

Ada pula pengertian lain dari musik klasik (walaupun yang ini jarang dipakai), yaitu semua musik dengan keindahan intelektual yang tinggi dari semua jaman, baik itu berupa simfoni Mozart, kantata Bach atau karya-karya abad 20. Istilah “keindahan intelektual” itu sendiri memiliki pengertian yang relatif bagi setiap orang. Dalam pengertian ini, musik dari era modern seperti Kitaro, Richard Clayderman, Yanni, atau bahkan Enya, juga bisa digolongkan sebagai musik klasik, tergantung dari sisi mana kita menikmatinya. Kalau kita lebih banyak menikmati elemen intelektual dalam pengertian melodi, harmoni, atau aspek komposisi lainnya, maka jadilah ia musik klasik. Tapi kalau kita berpegang pada pengertian yang pertama tadi, maka jelas jenis musik ini tidak masuk dalam pengertian musik klasik. Untuk ini tersedia genre tersendiri, yaitu “new age”, atau terkadang juga digolongkan sebagai “art music”.

Cerdas dengan Musik Klasik ?

MUSIK tidak cuma merupakan materi hiburan yang memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin agar kelak menjadi ANAK cerdas dan kreatif. Bahkan musik bisa dipakai untuk memutar janin sungsang kembali ke posisi normal. Dibandingkan dengan kemampuan rata-rata anak seusianya, anak dari Ny. Ir. Catharina (30) jauh lebih baik. Ketika berusia dua bulan, anaknya sudah bisa tertawa terbahak-bahak. Di usia 3,5 bulan, sudah bisa melepas kacamata kakeknya. Bahkan, ketika umurnya menginjak empat bulan, sudah bisa bersalaman. Semua itu bukan tanpa sebab. Ketika hamil, Ny. Catharina ingat cerita orang tuanya bahwa musik klasik karya Wolfgang Amadeus Mozart bisa membuat perkembangan otak belahan kanan janin dalam kandungan menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kemampuan afektif si anak. Dari situlah ia lalu berusaha untuk selalu mendengarkan musik klasik.( Sumber : Majalah Intisari).

Selain memberi rangsangan psikologis, musik ternyata juga dapat memberi stimulasi untuk perkembangan kecerdasan anak. Musik yang sudah diperkenalkan pada anak sejak masih berada dalam kandungan akan merangsang perkembangan otak kanannya yang memang berkaitan dengan perkembangan kreatif, perasaan, gaya bahasa, irama musik, warna, sosialisasi dan perkembangan kepribadian. Hal ini pun dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh University of Texas di Austin, Texas. Hasil penelitiannya mengatakan bahwa anak yang diperdengarkan musik klasik menunjukkan tingkat emosi yang lebih stabil dibandingkan dengan anak yang diperdengarkan musik rock.

MUSIK KLASIK UNTUK PENDIDIKAN DAN KESEHATAN

SEBUAH penelitian di Universitas Berlin menemukan bahwa murid yang mendengarkan musik klasik sepuluh menit sebelum ujian dimulai, bisa lancar mengerjakan soal-soal ujian dibandingkan anak murid yang tidak mendengarkan musik klasik.

Seorang guru di Osijek, Kroasia memutar musik Mozart sebelum kelas dimulai. Musik itu disalurkan melalui sebuah pengeras suara yang dipasang di setiap kelas. Diyakini, ini akan mencegah kekerasan, membuat anak-anak menjadi tenang dan santai, sehingga situasi kelas lebih mudah terkendali.

Musik Mozart juga dipergunakan beberapa rumah sakit di Eropa timur. Lima kali sehari. Metode ini diyakini membuat bayi yang baru dilahirkan lebih sehat dan santai.

Jadi, mau coba mengalunkan musik klasik di rumah? Sumber:surabaya-ehealth ,news.antara, gealgeol .

READ MORE - Fungsi, Ciri-Ciri, Manfaat Musik Klasik 1750 – 1820

Antara Penyanyi Solo & Penyanyi Paduan Suara

Poto Paduan Suara dari  SMAN Pintar Kuansing 2

Poto Paduan Suara dari  SMAN Pintar Kuansing 3

Antara Penyanyi Solo & Penyanyi Paduan Suara

Pada dasarnya teknik bernyanyi baik bagi penyanyi solo maupun penyanyi paduan suara adalah sama. Perbedaannya justru terletak pada ekspresivitas, tugas dan tanggungjawab yang dipikulnya.

Keberhasilan seorang solois ditentukan oleh dirinya sendiri, sementara keberhasilan paduan suara ditentukan oleh penguasaan teknis, kekompakan dan kerjasama yang dibangun dalam paduan suara itu sendiri. Seorang solois melatih kualitas vokalnya sedemikian rupa untuk mampu menghasilkan suatu ekspresi vokal tunggal yang optimal tanpa direpotkan dengan kehadiran suara-suara lainnya.

Sebaliknya penyanyi paduan suara melatih kualitas vokalnya sedemikian rupa untuk mampu menghasilkan suatu perpaduan warna vokal yang menarik dengan para penyanyi lainnya dalam paduan suara tersebut.

Karena itu bukan menjadi sesuatu yang aneh apabila para penyanyi solo sulit untuk memadukan suaranya dalam sebuah paduan suara, Sebab kerja keras dan kedisiplinan yang diterapkan oleh para penyanyi solo telah menempa mereka menjadi figur yang memiliki karakteristik vokal dan sikap (attitude) yang berbeda dari kebanyakan penyanyi paduan suara.By: Ellert Ruland Ngutra

READ MORE - Antara Penyanyi Solo & Penyanyi Paduan Suara

Sejarah Musik Renaissance 1400-1600 M

Sejarah Musik Zaman Renaissance

Sejarah Musik Renaissance 1400-1600 M

Musik era renaissance adalah musik diantara tahun 1400 sampai tahun 1600. Musik pada era ini disebut-sebut sebagai era yang sangat lemah dalam sejarah musik. Di era renaissance, vocal range dalam musik meningkat tajam. Hal ini menyebabkan kontras yang cukup besar dalam dunia musik. Karakteristik musik era renaissance adalah modal, yang juga merupakan lawan dari tonal. Namun, pada akhir era Renaissance, modal mulai tidak digunakan karena penggunaan root motions ke 5. Pada akhir era renaissance, modal pun berkembang menjadi tonal.

Genre musik pada era ini sangatlah bervariasi. Genre yang sangat terkenal adalah mass, motet, madrigal spirituale, dan juga laude. Musik sekuler juga memainkan lagu dari satu ataupun banyak suara seperti frottola, chanson, dan madrigal. Genre musik vocal sekuler adalah madrigal, frottola, caccia, chanson, rondeau, virelai, begerette, ballade, musque mesuree, canzonetta, villancico, villanelle, villotta, dan juga lute song. Selain itu, masih ada juga genre-genre seperti toccata, prelude, ricercar, canzone, intabulation, basse dance, pavane, galliard, allemande, dan courante yang membuat musik era renaissance menjadi lebih semarak dan meriah. Pada akhir era renaissance, juga terdapat banyak lagu opera seperti monody, madrigal comedy, dan juga intermedio.

Instrumen musik yang digunakan pada era ini sangatlah bervariasi dan beberapa masih dipakai hingga saat ini. Secara garis besar, instrument musik pada era renaissance dapat dibagi menjadi brass, strings, perkusi, dan woodwind. Instrumen brass yang terkenal adalah slide trumpet, cornett, trumpet, dan sackbut. Alat musik string yang terkenal adalah viol, lyre, irish harp, dan hurdy gurdy. Alat musik perkusi yang terkenal adalah tamborin dan jew’s harp, yang sangat terkenal untuk melamar kekasih mereka pada era renaissance. Lalu alat musik woodwind atau alat musik tiup dari kayu yang terkenal adalah shawm, read pipe, hornpipe, bagpipe, panpipe, transverse flute, dan recorder. Bahkan recorder masih diajarkan di sekolah dasar hingga saat ini.

Era renaissance juga melahirkan composer-composer kenamaan eropa. Pada masa awal renaissance, ada composer ternama seperti Leonel Power, John Durstable, Giles Binchois, dan Guillaume Dufay. Nama-nama seperti Pierre de La Rue, Antoine de Fevin, Antonius Divitis, dan Cipriano de Rore dapat anda temukan di masa pertengahan renaissance. Lalu masih ada juga nama Johannes de Fossa, William Byrd, Tomas Luis de Victoria, Philippe Rogier, dan Carlo Gesualdo yang Berjaya di akhir era renaissance. Masih banyak lagi composer-composer kenamaan yang membuat era renaissance yang meskipun dikenal kurang produktif, namun berhasil membuat era tersebut menjadi awal dari musik modern yang sangat terkenal. Musik-musik era renaissance meskipun sangat kurang dalam hal kuantitasnya, namun sangat bagus dalam hal kualitasnya.

Ciri-Ciri dan gambaran Musik Era Renaissance

1. Musik Era Renaissance adalah musik eropa barat yang berkembang pada masa Renaissance.

2. Zaman Renaissance yang dalam bahasa Perancis berarti “kelahiran kembali” adalah sebuah zaman yang berkisar dari awal abad ke 14 dan sampai kepada abad ke 17.

3. Zaman Renaissance bermula di negara Italia di akhir abad pertengahan dan menjalar ke seluruh eropa. Karakteristik dan Texture dari Musik Renaissance Texture dari musik Zaman renaissance yang terutama adalah perkembangan dengan pesat dari musik Poliphoni.

4.Sebuah lagu Choral secara tipikal mempunyai empat,lima atau enam suara dengan interest melodi yang sejajar, masing-masing suara mempunyai tema melodi yang sama yang muncul bergantian sebagaimana musik jenisKanon. Musik Renaissance lebih penuh dari musik abad pertengahan.

READ MORE - Sejarah Musik Renaissance 1400-1600 M

Musik Klasik:Mendengarkan Musik Mozart Naikkan Berat Badan Bayi Prematur

Mendengarkan Musik Mozart Naikkan Badan Bayi Prematur Mendengarkan Musik Mozart Naikkan Badan Bayi Prematur 2

Mendengarkan Musik Mozart Naikkan Badan Bayi Prematur

Musik diketahui memiliki banyak dampak positif bagi tubuh seperti menghilangkan stres atau membuat orang bahagia. Musik juga bisa membantu meningkatkan berat badan bayi yang lahir prematur, terutama musik Mozart.

Banyak orang yang telah mendengar tentang "efek Mozart" yan g dianggap bisa memberikan dampak positif dalam segala hal baik untuk orang dewasa atau membantu perkembangan kecerdasan bayi ketika didengarkan diknadungan Ibu.

Sekelompok peneliti dari Ter Aviv memiliki teori bagaimana efek Mozart ini bisa memberikan hasil pada bayi yang prematur, dan melalui studi ini pula didapatkan buktinya. Dengan mendegarkan musik Mozart, maka bayi akan mengeluarkan lebih sedikit energi. Hal ini tentu saja memungkinkan bayi untuk mendapatkan berat badan yang lebih cepat, ujar peneliti seperti dikutip dari Parendist Sabtu (9/1).

Dalam studi ini, peneliti melibatkan 20 bayi prematur yang sehat. Satu kelompok mendengarkan musik Mozart selama 30 menit pada dua ari secara berturut-turut, semnetara kelompok yang lainnya tidak didengarkan musik Mozart.

Didapatkan bayi yang mendengarkan musik Mozart berisitrahat dan tidak menggunakan energi REE ( resting energy expenditure) sebessar 10-13 persen. Dengan membakar energi yang lebih sedikit, akan memudahkan bayi untuk bertambah berat badannya.

Dari penelitian kami, dapat dilihat terjadi penigkatan efisiensi metabolik sehingga bisa meningkatkan berat badan si Bayi. Tapi penelitian kami baru ngambil cntoh yang sedikit., jadi masih butuh uji klinis lebih lanjut, tambahnya.

Selain untuk bayi, efek Mozart juga bisa dirasakan manfaatnya bagi anak-anak. Salah satunya adalah meningkatkan kecerdasan anak yang setelah mendengarkan musik Mozart nilai IQ akan bertambah sebanyak 8-9 poin. Sumber:Riau Mandiri

READ MORE - Musik Klasik:Mendengarkan Musik Mozart Naikkan Berat Badan Bayi Prematur

Rockolaboration Road Show di Teluk Kuantan Kab. Kuansing

Konser Rockoloboration di Teluk Kuantan Kab. Kuansing2

Konser Rockoloboration di Teluk Kuantan Kab. Kuansing3

Konser Rockoloboration di Teluk Kuantan Kab. Kuansing6

Konser Rockolaboration di Taman Narosa Teluk Kuantan Kab. Kuaansing Riau

 

Teluk Kuantan, 11 Desember 2009 pukul 20.00 WIB  konser rockolaboration 2009 menggelegar.  ini yang menjadi pertanyaan besar bagi apresiator yang berada di Kuansing, Apa yang terjadi bila 4 personil  band papan atas Nasional bergabung atau berkolaborasi menjadi grup rock yang sangat kuat dalam konser Rockolaboration 2009? Ini hal yang fakta dan terjadi di Teluk Kuantan Kab. Kuansing Riau. Sungguh luar biasa yang terungkap oleh satu audiens yang sedang asyik berapresiasi ini.

Dengan di sponsori salah satu produk rokok Neo Mild, Andi Vokalis Rif, Eno Drummer Netral, Jhon Paul Ivan Gitaris Boomerang, Roni Basis Coklat berkolaborasi menjadi grup rock yang sangat kompak dan solid dalam memadukan musik rock  yang mereka miliki antar personil.

Sebelum grup band Rockolaboration ini beraksi. Tidak ketinggalan grup band Cincin, Greyy yang berasal dari Kuansing unjuk kebolehan dengan style musik mereka yang mereka miliki. Saya turut berparesiasi dengan grup band Cincin dan Greyy ini yang tampil dengan bagus dengan skillnya.

Masyarakat kuansing tidak bersabar menunggu grup band Rockolobaration ini yang akan beraksi. Pukul 21.35 WIB akhirnya grup band yang dinanti-natikan datang dengan Instrumennya masing-masing. Diawali lagu hits dan populer dari antar personil menghentak begitu dahsyat bagi audiens yang berjubel memadati lingkungan Taman Narosa Teluk Kuantan. Dan saya pun tidak ketinggalan ikut hanyut dan semangat mengikuti musik rock yang dikeluarkan oleh Jhon Paul Ivan, dan gebukan drum Eno Netral. Suara serak khas Andi Rif menambah kuatnya karakter musik rock yang berkualitas.

Salut dan sukses buat Pemda Kuansing yang sudah mengizinkan dan mendatangkan grup band Nasional ini, untuk memberikan hiburan yang berkualitas kepada masyarakat Kuansing. Konser yang berjalan lancar dan terkendali ini tidak lepas dari peran serta dari pengamanan Polres dan Polsek Kuansing, terima kasih pada semua yang telah mendukung suksesnya acara ini. Semoga kedepannya seni musik Indonesia makin berjaya. Bravo Musik Indonesia.

 

 

READ MORE - Rockolaboration Road Show di Teluk Kuantan Kab. Kuansing

Grey Community Band Festival Kuantan Singingi 2009

IMG_3096

IMG_3098

Grey Band Featuring sedang "Beraksi" di Panggung

Teluk Kuantan, Minggu, 19 Juli 2009. Grey Community (Komunitas Grey) yang diartikan berawal dari kesederhanaan yang memberikan kesan yang kreatif dengan musik, mengadakan Festival Band Se Kuansing. Festival band yang mengusung Tema: Bangkitlah Indonesiaku, Generasi Cerdas dan Kreatif Dengan Musik, memberikan sesuatu hal yang sangat positif bagi generasi muda saat ini.

IMG_3131

Audiens sedang asyik menyaksikan Grup Band

IMG_3108

Salah Satu Grup Band yang sedang Manggung

IMG_3091

Rizon Bela Studio "Sound Enginer" dan Juri Festival Band Grey Community

IMG_3100

Saya Juri Festival Band Grey Community di Kuansing

Dengan adanya kegiatan seperti ini memberikan kontribusi yang berharga untuk Kuansing karena dengan diadakannya Festival Musik ini generasi muda akan lebih terarah dan kreatif dalam berfikir dan berbuat.

Festival Band ini pun sekaligus menyambut HUT RI ke 64 yang di ikuti 24 Grup Band Se Kuansing. Salute dan Sukses untuk Grey Community yang telah membuat kegiatan seperti ini. Manajemen yang cukup baik untuk kegiatan perdana diadakan di Gedung Pertemuan Sentajo yang baru beberapa bulan diresmikan. Sukses buat Grey Community.

READ MORE - Grey Community Band Festival Kuantan Singingi 2009