Peringatan Hari Tari Sedunia Di Ikuti 138 Seniman Tari Jabar

1404_tari_sedunia ANAK-anak penari dari sanggar tari Sekar Kemuning Kab. Bandung Barat sedang beratih tari dalam rangka persiapan mengikuti peringatan Hari Tari Sedunia di Solo, 24 dan 25 April mendatang*

Sedikitnya 138 orang seniman tari dari berbagai sanggar di Jawa Barat yang tergabung dalam wadah Kelompok Peduli Jaipong Jawa Barat (KPPJB) akan menghadiri Peringatan Hari Tari Sedunia yang diselengarakan di Solo, 24 dan 25 April mendatang.

Untuk mengikuti event tahunan yang diselenggarakan seniman Solo dan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo yang tahun ini bertajuk 24 jam Menari, para seniman mengeluarkan uang dari kantong sendiri.

“Sesuai dengan amanat para sesepuh kami dalam beberapakali dialog yang diselenggarakan, kami tidak akan tergantung apalagi sampai meminta bantuan pemerintah daerah. Karena kepergian kami ke Solo untuk mengikuti event tahunan ini murni karena panggilan profesi dan ingin mengangkat seni tradisi (tari) Sunda khususnya yang kami geluti,” ujar Koordinator Lapangan Mas Nanu Munada, di sela-sela latihan di ruang latih Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat, Rabu (14/4).

Dikatakan Mas Nanu, untuk kepergian ke Solo dan disambung pegelaran di Yogyakarta, pihaknya sudah memesan satu gerbong kereta. Setiap peserta ditarik iuran sebesar Rp 400.000 yang diperuntukkan ongkos, penginapan dan makan.

Seniman tari asal Jawa Barat yang pergi ke event Hari Tari Sedunia di antaranya perwakilan dari Sanggar Seni Fitria (Kota Cimahi), Kalang Kamuning (Kab. Bandung Barat), Putri Ayu dan Sekar Panggung (Kota Bandung), Catrik (Kab. Sukabumi), serta Citra Budaya (Kab. Bogor). Kepergian kali ini merupakan kaliketiganya dengan tanpa dukungan bantuan apapun dari pemerintah daerah. Source:pikiran-rakyat

0 komentar:

Poskan Komentar